0%
Selasa, 06 Desember 2022 13:50

Tumpukan Sampah Bikin Pasar Gowa Kumuh, Warga : Minim Armada Pengangkut

Penulis : Irham Syahril
Editor : Rahma
Kondisi tempat pembuangan sampah sementara di kawasan Pasar Minasa Maupa Gowa yang membuat pasar terlihat kumuh(Portal Media/Irham)
Kondisi tempat pembuangan sampah sementara di kawasan Pasar Minasa Maupa Gowa yang membuat pasar terlihat kumuh(Portal Media/Irham)

Tumpukan sampah di tempat pembuagan sementara dikeluhkan karena tidak diangkut.

PORTALMEDIA.ID, GOWA - Sampah menjadi salah satu masalah di Kabupaten Gowa yang belum juga teratasi, hal itu terlihat dari banyaknya titik titik Pembuangan sampah sementara di pinggir jalan, utamanya di sekitar pasar-pasar tradisional.

Berdasarkan pantauan Portalmedia di sejumlah wilayah di Gowa, utamanya di sekitar pasar dan pemukiman padat penduduk, tumpukan sampah sangat mudah ditemui. Misalnya saja di sejumlah titik di sepanjang jalan Poros Palangga, tumpukan sampah bahkan berserakan ke badan jalan sepanjang lokasi pasar tumpah.

Begitu juga di Jalan Poros Panciro arah menuju Barombong, lalu di Pasar Minasa Maupa sebelum jembatan kembar juga ditemukan banyak sampah tak diangkut petugas kebersihan. Kondisi serupa juga ditemukan bahkan di sekitar Kantor Bupati Gowa, tepatnya di Jalan Mangka Daeng Bombong, tempat dimana PKL menjajakan dagangannya.

Baca Juga : Lomba Layangan Semarakkan HUT Ke-80 RI di Kabupaten Gowa

Kondisi tempat pembuangan sampah di sekitar pasar tumpah kawasan Jalan Poros Pallangga (Portal Media/Irham)

"Saya setiap hari melewati Jalan poros Pallangga, sampah disana sepertinya jarang diangkut, sehingga terlihat sangat kumuh,"kata Ira, seorang ibu yang bekerja di Makassar.

Warga lainnya, Tiwi yang juga kerap melintas di Kanal Citra Land melihat kondisi tumpukan sampah di area kanal mengatakan cukup terganggu dengan bauk busuk sampah yang tidak diangkut saat melintas di wilayah itu. "Itu kan baunya mengganggu yah, ini juga jadi rawan terjadi banjir jika area kanal dijadikan tempat pembuangan sampah,"katanya.

Baca Juga : Kabupaten Gowa Siap Jadi Daerah Penyangga Kegiatan Internasional

Sementara salah satu warga Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Gowa, Randi menuturkan banyak sampah yang menumpuk di beberapa titik di jalan yang ia lalui ketika pulang berjualan. "Ada (Tumpukan sampah), bahkan di pinggir jalan menumpuk," tuturnya, Senin (05/12/2022).

Randi juga mengatakan tak semua sampah rumah tangga di sekitar tempat tinggalnya terangkut dalam sehari di akibatkan armada motor tidak cukup."Motor tiga roda, dua kali pulang balik. Pagi dan sore. Itupun satu Armada saja, jadi tidak cukup," lanjut dia

 

Baca Juga : Husniah Tegaskan RPJMD 2025–2029 Tonggak Awal Pembangunan Kabupaten Gowa

Kondisi tempat pembuangan sampah sementara di sekitar kanal perumahan elit Citra Land (Portal Media/Irham)

Baca Juga : Kabupaten Gowa Siap Jadi Daerah Penyangga Kegiatan Internasional

Sementara salah satu warga Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Gowa, Randi menuturkan banyak sampah yang menumpuk di beberapa titik di jalan yang ia lalui ketika pulang berjualan. "Ada (Tumpukan sampah), bahkan di pinggir jalan menumpuk," tuturnya, Senin (05/12/2022).

Baca Juga : Bencana Alam Melonjak Enam Kali Lipat, WALHI: Lingkungan Sulsel Kian Kritis

Randi juga mengatakan tak semua sampah rumah tangga di sekitar tempat tinggalnya terangkut dalam sehari di akibatkan armada motor tidak cukup."Motor tiga roda, dua kali pulang balik. Pagi dan sore. Itupun satu Armada saja, jadi tidak cukup," lanjut dia.

Kondisi pembuangan sampah sementara di Jalan Tun Abdul Rasak Samata Gowa (Portal Media/Irham)

Baca Juga : Penerbitan SHGB di Pantai Makassar Tuai Kritik, WALHI Desak Transparansi

Seperti yang diwartakan sebelumnya, Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Muhammad Al Amin mengatakan Infrastruktur persampahan di Gowa menurutnya masih sangat rendah dibandingkan Makassar. "Bahkan mobil sampah itu tidak menyeluruh di kawasan Gowa," terangnya.

Hal tersebut menimbulkan tempat pembuangan sampah sementara bertebaran dimana-mana di Gowa, yang menurutnya tidak seharusnya ada.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gowa, Bayu. Mengatakan pihaknya sudah menempatkan kontainer di titik tertentu yang mudah di jangkau oleh warga.

"Untuk pelayanan langsung ke rumah warga itu dilakukan oleh armada motor sampah dari kelurahan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar